Berita

120 Pelajar Indonesia Kuliah Gratis di China

By  | 

Sebanyak 120 pelajar Indonesia akan melanjutkan pendidikan di China melalui program beasiswa South East Ministers of Education Organization Open Learning Centre (SEAMOLEC). Mereka tersebar di berbagai universitas di Negeri Tirai Bambu itu.

Saat melepas para mahasiswa, Direktur SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ahmad Jazidie menyatakan, kerja sama dengan dunia internasional, khususnya negara Asia harus terus ditingkatkan. Mengingat Asia memegang peranan penting dalam abad mendatang.

“Abad ke depan adalah abad Asia. 70 persen dinamika ekonomi dunia merupakan kontribusi Asia. Abad 18, ekonomi Asia berada pada titik nadir tapi di akhir abad 20 baru kembali bangkit. Maka kerja sama dengan negara Asia akan terus ditingkatkan,” ujar Jazidie di Gedung D Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2014).

Oleh karena itu, lanjutnya, para mahasiswa yang terpilih pada program beasiswa tersebut memainkan peran dalam pembangunan Indonesia di masa depan. Namun, mereka juga mengemban tugas sebagai duta bangsa dan representasi pribadi masyarakat Indonesia.

“Intinya, di samping peran strategis yang akan kalian mainkan, selama bertugas, sadari jika Anda adalah duta bangsa. Karena banyak yang bisa Anda pelajari. Lingkungan tempat tinggal adalah sumber pembelajaran luar biasa,” imbuhnya.

Dia juga berpesan agar para mahasiswa mampu berbaur dengan masyarakat sekitar. Sebab, tambahnya, bergaul dengan masyarakat sekitar dapat mempermudah mahasiswa belajar bahasa Mandarin dengan cepat.

“Berkumpul dengan kawan-kawan dengan latar belakang yang sama akan menghambat perkembangan bahasa. Maka kita harus berpikir positif terhadap teman yang sering berkumpul dengan warga sekitar,” tutup Jazidie. (okezon.com)