Berita

Kota Bekasi Masih Minim Sekolah Kejuruan

By  | 

Kota Bekasi yang merupakan gerbang masuk pusat industri terbesar di Asia Tenggara mengaku kekurangan sekolah kejuruan yang notebene penghasil tenaga siap pakai dibidang industri.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Encu Hermana mengeluhkan minimnya jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kota Bekasi. Padahal kebutuhan tenaga kerja ahli dibidang industri tengah meningkat.

Saat ini, menurut Encu, dari sekolah kejuruan yang ada di Kota Bekasi jumlahnya tidak sampai 10 unit. Sebaliknya jumlah permintaan tenaga kerja saat ini kebanyakan yang dicari berasal dari lulusan Sekolah kejuruan.

“Idealnya untuk memenuhi kebutuhan itu, di Kota Bekasi harus memiliki 40 persen sekolah kejuruan. Dan sisanya 60 persen Sekolah Menengah Atas. Tapi kenyataannya berbeda. Boro-boro mencapai 40 persen, saat ini saja jumlahnya tidak ada 10 unit sekolah kejuruan,” ujar Encu kepada wartawan, kemarin.

Untuk mengatasi permasalahan, Encu menjelaskan mulai tahun depan diharuskan dicanangkannya sekolah SMP Negeri dan SMK Negeri satu atap. Hal itu dilakukan agar nantinya dapat memenuhi permintaan tenaga ahli setelah lulus dari studi.

“Kalau SMK kan langsung kerja bisa, dan banyak yang membutuhkan apalagi kalo dia buka usaha pastinya sudah punya dasar,” ujarnya. (harianterbit.com)