Berita

Anggota Dewan Didesak Punya Website Pribadi

By  | 

Seluruh anggota dewan diharapkan mempunyai email dan website pribadi. Dengan mempunyai kedua media itu, para anggota dewan bisa menampung aspirasi konstituennya lebih efesien.

“Ke depan memang harus Semua anggota dewan mempunyai. Karena mempunyai website itu sangat penting untuk masa depan karena akses internet di Indonesia sekarang lebih mudah,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Dodi Ambardi, tahun lalu.

Harapan Dodi bukan tanpa alasan. Ia merujuk kasus yang dialami oleh Komisi VIII saat melakukan kunjungan ke Australia dalam rangka studi banding. Kunjungan kerja 16 anggota dewan itu terkait pembahasan RUU tentang Fakir Miskin.

Di sela-sela kunjungannya ke Australia, para anggota dewan itu menyempatkan diri untuk melakukan dialog dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) di Konsulat Jenderal Republik Indonesia. Nah, dalam sesi dialog itulah sempat terjadi peristiwa lucu terkait permintaan email pribadi para anggota dewan.

Karena itu, mengaca pada kasus itu, Dodi menyarankan agar para anggota dewan mempunya email dan website pribadi. “Selama ini lembaga DPR memang sudah memberikan wadah seperti website DPR, tapi buktinya tidak mampu dimaksimalkan dengan baik,” ujar Dodi.

Namun, pembuatan email dan website pribadi adalah salah satu media untuk berkomunikasi dengan konstituennya. Menurutnya, komunikasi para anggota dewan dengan melakukan kunjungan kerja ke daerah juga masih relevan dilakukan.

“Kalau melalui internet itu untuk jangka panjang karena para konstituen bisa mengajukan keluhan dan memberikan data. Tapi untuk sekarang kunjungan kerja ke daerah juga masih perlu dilakukan,” jelas Dodi. (viva.co.id)