Berita

Banyak Warga Anaknya Tak Diterima Lewat Jalur Zonasi, Bang Muin Datangi SMA 10 Bekasi

By  | 

Anggota DPRD Kota Bekasi daerah pemilihan Bekasi Barat-Medan Satria bersama warga menyambangi SMA 10 Negeri Bekasi, Sabtu (8/7).

Kedatangan pria yang akrab disapa Bang Muin bersama warga untuk mempertanyakan banyaknya warga sekitar lingkungan sekolah yang anaknya tidak diterima masuk di SMA 10 Bekasi padahal sudah mendaftar melalui jalur zonasi atau lingkungan.

Padahal menurut Bang Muin, kuota untuk jalur zonasi cukuplah banyak yakni 10 persen. Atau sebanyak 36 orang dari total 360 bangku yang tersedia.

Tidak hanya jalur zonasi, banyak pula warga sekitar yang gagal masuk melalui jalur afirmasi atau siswa tidak mampu. Padahal kuota yang tersedia sebesar 20 persen atau sebanyak 72 orang dari total 360 bangku.

IMG-20170708-WA0013

Selain dua jalur tersebut, tersedia pula jalur prestasi yang totalnya 10 persen atau 36 orang dari 360 bangku yang tersedia.

Dengan kata lain menurutnya, ada total 140 kursi yang diperebutkan untuk tiga jalur yang ada, di luar jalur umum atau online. Namun disayangkan, dari 140 kursi tersebut banyak warga yang gagal diterima.

“Jadi saya bersama warga datang untuk mempertanyakan, kenapa banyak warga sekitar di SMA 10 Bekasi tidak masuk padahal kuota yang tersedia cukup banyak,” kata Bang Muin.

IMG-20170708-WA0007

Atas dasar itu, dirinya meminta seluruh dokumen pemberkasan siswa yang masuk melalui jalur zonasi, afirmasi maupun prestasi beserta petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).

“Dengan data tersebut kami akan mengecek keberadaan siswa yang diterima. Apakah sudah memenuhi syarat atau tidak. Ini sebagai upaya kontrol kami demi terwujudnya rasa keadilan,” pungkasnya.(TIM)