Berita

Bang Muin Sosialisasikan Perda Reklame

By  | 

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied sosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 07 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Reklame di Aula Nonon Sontani Pemkot Bekasi, Kamis (6/12).

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Bang Muin menjelaskan beberapa hal tentang perda tersebut.

Salah satunya, tujuan keberadaan perda penyelenggaraan reklame yang kaitanya dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.

Menurutnya, sektor reklame merupakan salah satu penyumbang PAD Kota Bekasi yang cukup siginfikan. Melalui perda reklame itulah, diatur ketentuan mengenai besaran pajak reklame.

“Reklame merupakan potensi bagi Kota Bekasi. Sejauh ini pajak reklame memberikan sumbangan PAD yang cukup signifikan bagi Kota Bekasi,” kata dia.

Bang Muin juga mengatakan, perda penyelenggaraan reklame juga dibuat untuk mengatur keberadaan reklame agar tidak merusak estetika kota.

“Tujuan perda ini salah satunya adalah mengarah kepada pengendalian reklame di Kota Bekasi agar tidak merusak estetika kota. Di perda ini, hal itu diatur dengan detail dan rinci,” tandasnya.

Ia juga menceritakan tentang kondisi keberadaan reklame di Kota Bekasi. Menurutnya, banyak reklame yang izinnya habis dan belum diperpanjang oleh pihak ketiga ke dinas terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bekasi.

“Dari 8.600 reklame yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Bekasi, sebanyak 6.168 atau 72 persen izinnya belum dipernpanjang oleh pihak ketiga ke dinas terkait,” beber Bang Muin.

Bang Muin berharap, perda yang ada bisa ditegakan oleh Pemkot Bekasi dan bisa dipatuhi oleh para pengusaha jasa reklame.

“Saya ingin semua pihak bisa mematuhi dan mentatai aturan yang sudah dibuat mengenai perda penyelenggaraan reklame. Karena aturan dibuat untuk ditaati bukan dilanggar,” pungkasnya.(TIM)